<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Cipta Prima Internusa</title>
	<atom:link href="http://cipta-prima.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://cipta-prima.com</link>
	<description>Telecommunication &#38; Steel Construction, General Supplier</description>
	<lastBuildDate>Tue, 22 Jun 2010 06:52:13 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />
		<item>
		<title>Telkomsel Pelopor BTS Green</title>
		<link>http://cipta-prima.com/2010/06/telkomsel-pelopor-bts-green/</link>
		<comments>http://cipta-prima.com/2010/06/telkomsel-pelopor-bts-green/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 22 Jun 2010 06:52:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Santoso</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cipta-prima.com/?p=262</guid>
		<description><![CDATA[21 Jun 2010 * Ekonomi * Warta Kota Singapura,Warta Kota SALAH satu kegiatan menarik dalam kegiatan CommunicAsia di Singapore Expo yang berlangsung 15-18 Juni 2010 adalah workshop dengan tema &#8220;Profitability New Revenue Opportunities With Green&#8221;.Dalam eksibisi tersebut dipamerkan pula teknologi fiiel cell untuk BTS ramah lingkungan dengan cost lebih murah. Telkomsel adalah operator seluler yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>21 Jun 2010</p>
<p>* Ekonomi     *</p>
<p>Warta Kota  Singapura,Warta Kota</p>
<p>SALAH satu kegiatan menarik dalam kegiatan CommunicAsia di Singapore Expo yang berlangsung 15-18 Juni 2010 adalah workshop dengan tema &#8220;Profitability New Revenue Opportunities With Green&#8221;.Dalam eksibisi tersebut dipamerkan pula teknologi fiiel cell untuk BTS ramah lingkungan dengan cost lebih murah.  Telkomsel adalah operator seluler yang mengoperasikan base transceiver station (BTS)ramah lingkungan (BTS Go Green) terbanyak di Asia. Perusahaan tni mengikutsertakan perwakilan beberapa media dari Indonesia untuk menyaksikan secara langsung teknologi Go Green terkini yang diterapkan oleh negara-negara di Asia.  &#8220;Penggunaan sumber energi alternatif kini menjadi salah satu upaya yang dilakukan operator seluler untuk menjamin ketersediaan power supply yang dibutuhkan untuk mengoperasikan BTS. Terlebih lagi Indonesia merupakan negara kepulauan yang sangat luas dengan panjang seperdelapan bentangan dunia dan tiap wilayah memiliki variasi kontur geografi yang berbeda-beda.&#8221; kata Manager Corporate Communications Area Jabodetabek Jabar Telkomsel, Wlnni Vitrlani. di lokasi pameran. Jumat (18/6).  Di samping menggunakan solar cell Telkomsel Juga mengimplementasikan teknologi fiiel cell dengan memanfaatkan bahan bakar hidrogen di wilayah Sumatera. Keunggulan penerapan sumber energi altematiffiiel cell antara lain tidak bising karena tidak terdapat komponen bergerak, tidak polutan (tidak beracun dan tidak berbau) karena zat buangan yang ditimbulkan adalah H2O alias unsur alr. dan memiliki efisiensi proses yang Jauh lebih baik dibanding dengan sistem konvensional.Mencermati tren penggunaan energi altematif, tren teknologi dunia, serta perlunya kesadaran bersama untuk ikut melestarikan alam. Telkomsel menggunakan teknologi ramah lingkungan dan tidak menimbulkan polusi, baik polusi zat kimia berbahaya, polusi suara, dan atau bau tak sedap.  Ke depannya Telkomsel akan mengembangkan BTS dengan sumber energi altematif lainnya yang sesuai dengan kondisi geografis Indonesia, antara lain BTS micro hydro yang memanfaatkan aliran sungai di sekitar BTS. Selain itu. Telkomsel Juga akan mengembangkan BTS yang memanfaatkan bahan bakar organik (bto/ueQ.BTS ramah lingkungan Juga menguntungkan dari sisi biaya. Teknologi Juel cell mampu mengurangi biaya hingga 50 persen selama 10 tahun. &#8220;Dalam dua tahun, biaya sudah bisa kembali.&#8221; kata CEO IdaTech. Harol Kayama, yang memamerkan produk ElectraGen di CommunicAsia. seperti dikutip terbitan resmi pameran ini.  CommunicAsia 2010 merupakan pameran tahunan yang diorganisasi oleh Singapore Exhibltlon Service yang disponsori Inmarsat dan SingTel, salah satu pemilik saham Telkomsel. Pameran berlangsung di kawasan Singapore Expo. Singapura, hanya membutuhkan perjalanan tak sampai 15 menit dari Bandara Changi. Singapore Expo mirip kawasan PRJ Kemayoran.Isi pameran berbagai penerapan teknologi informasi terkini yang diterapkan oleh masing-masing negara peserta, termasuk produk-produk seluler berbasis GSM dan satelit, serta produk multimedia, yang mayoritas adalah ponsel dan televisi Uga dimensi (3D). (mir)</p>
<img src="http://cipta-prima.com/?ak_action=api_record_view&id=262&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cipta-prima.com/2010/06/telkomsel-pelopor-bts-green/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Supply Access Ladder</title>
		<link>http://cipta-prima.com/2010/06/supply-access-ladder/</link>
		<comments>http://cipta-prima.com/2010/06/supply-access-ladder/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 Jun 2010 06:17:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pabrikasi]]></category>
		<category><![CDATA[Ladder]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cipta-prima.com/?p=252</guid>
		<description><![CDATA[CV. Cipta Prima Internusa bisa membantu Anda dalam memenuhi kebutuhan akan material access ladder / tangga akses / tangga monyet. buat dari pipa, dimana pada bagian antar segment bisa dipasang dan dilepas kembali, sesuai kebutuhan. Material terBerikut adalah salah satu hasil produksi kami. Courtesy : Adyawinsa.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>CV. Cipta Prima Internusa bisa membantu Anda dalam memenuhi kebutuhan akan material access ladder / tangga akses / tangga monyet. buat dari pipa, dimana pada bagian antar segment bisa dipasang dan dilepas kembali, sesuai kebutuhan. Material terBerikut adalah salah satu hasil produksi kami.</p>
<div id="attachment_253" class="wp-caption aligncenter" style="width: 490px"><a href="http://cipta-prima.com/wp-content/uploads/2010/06/PICT0111.JPG"><img class="size-full wp-image-253" title="Access Ladder" src="http://cipta-prima.com/wp-content/uploads/2010/06/PICT0111.JPG" alt="Access Ladder" width="480" height="640" /></a><p class="wp-caption-text">Access Ladder</p></div>
<div id="attachment_254" class="wp-caption aligncenter" style="width: 650px"><a href="http://cipta-prima.com/wp-content/uploads/2010/06/PICT0110.JPG"><img class="size-full wp-image-254" title="Access Ladder" src="http://cipta-prima.com/wp-content/uploads/2010/06/PICT0110.JPG" alt="Access Ladder" width="640" height="480" /></a><p class="wp-caption-text">Access Ladder</p></div>
<div id="attachment_255" class="wp-caption aligncenter" style="width: 650px"><a href="http://cipta-prima.com/wp-content/uploads/2010/06/PICT0089.JPG"><img class="size-full wp-image-255" title="Access Ladder" src="http://cipta-prima.com/wp-content/uploads/2010/06/PICT0089.JPG" alt="Access Ladder" width="640" height="480" /></a><p class="wp-caption-text">Access Ladder</p></div>
<div id="attachment_256" class="wp-caption aligncenter" style="width: 650px"><a href="http://cipta-prima.com/wp-content/uploads/2010/06/PICT0016.JPG"><img class="size-full wp-image-256" title="Access Ladder" src="http://cipta-prima.com/wp-content/uploads/2010/06/PICT0016.JPG" alt="Access Ladder" width="640" height="480" /></a><p class="wp-caption-text">Access Ladder</p></div>
<p>Courtesy : Adyawinsa.</p>
<img src="http://cipta-prima.com/?ak_action=api_record_view&id=252&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cipta-prima.com/2010/06/supply-access-ladder/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Busbar Alumunium</title>
		<link>http://cipta-prima.com/2010/06/busbar-alumunium/</link>
		<comments>http://cipta-prima.com/2010/06/busbar-alumunium/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 Jun 2010 08:36:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pabrikasi]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cipta-prima.com/?p=241</guid>
		<description><![CDATA[Sebagai bentuk komitmen kami sebagai One Stop Tower Needs Solution, maka kami bisa dan siap membantu kebutuhan Busbar Alumunium, dengan variasi ukuran 300x100x16 dan 300x100x10, 300x100x6mm.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_242" class="wp-caption aligncenter" style="width: 420px"><a href="http://cipta-prima.com/wp-content/uploads/2010/06/DSC00370.JPG"><img class="size-full wp-image-242" title="Busbar Alumunium 300x100x16" src="http://cipta-prima.com/wp-content/uploads/2010/06/DSC00370.JPG" alt="Busbar Alumunium 300x100x16" width="410" height="307" /></a><p class="wp-caption-text">Busbar Alumunium 300x100x16</p></div>
<div id="attachment_243" class="wp-caption aligncenter" style="width: 420px"><a href="http://cipta-prima.com/wp-content/uploads/2010/06/DSC00372.JPG"><img class="size-full wp-image-243" title="Busbar Alumunium 300x100x16" src="http://cipta-prima.com/wp-content/uploads/2010/06/DSC00372.JPG" alt="Busbar Alumunium 300x100x16" width="410" height="307" /></a><p class="wp-caption-text">Busbar Alumunium 300x100x16</p></div>
<div id="attachment_244" class="wp-caption aligncenter" style="width: 420px"><a href="http://cipta-prima.com/wp-content/uploads/2010/06/DSC00373.JPG"><img class="size-full wp-image-244" title="Busbar Alumunium 300x100x16" src="http://cipta-prima.com/wp-content/uploads/2010/06/DSC00373.JPG" alt="Busbar Alumunium 300x100x16" width="410" height="307" /></a><p class="wp-caption-text">Busbar Alumunium 300x100x16</p></div>
<p>Sebagai bentuk komitmen kami sebagai One Stop Tower Needs Solution, maka  kami bisa dan siap membantu kebutuhan Busbar Alumunium, dengan variasi  ukuran 300x100x16 dan 300x100x10, 300x100x6mm.</p>
<img src="http://cipta-prima.com/?ak_action=api_record_view&id=241&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cipta-prima.com/2010/06/busbar-alumunium/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Aspek Keamanan Menara BTS</title>
		<link>http://cipta-prima.com/2010/06/aspek-keamanan-menara-bts/</link>
		<comments>http://cipta-prima.com/2010/06/aspek-keamanan-menara-bts/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 Jun 2010 05:06:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Santoso</dc:creator>
				<category><![CDATA[News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cipta-prima.com/?p=238</guid>
		<description><![CDATA[Ditulis Oleh Administrator Thursday, 26 March 2009 Sumber : http://kuliselular.com/2008/05/aspek-keamanan-menara-bts.html Keberadaan menara BTS kerap mengundang polemik di masyarakat. Meski kerap menuai kritik tapi hadirnya menara juga sangat dibutuhkan untuk peningkatan kualitas jaringan komunikasi. Untuk itu masyarakat perlu mengetahui aspek-aspek dasar keamanan pada menara BTS. Berita seputar penolakan warga atas kehadiran menara BTS (base transceiver station) [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<table border="0">
<tbody>
<tr>
<td width="100%"></td>
<td width="100%" align="right"><a title="PDF" href="http://dishubkominfo.tasikmalayakota.go.id/index2.php?option=com_content&amp;do_pdf=1&amp;id=75" target="_blank"> <img src="http://dishubkominfo.tasikmalayakota.go.id/templates/gamers_plazza/images/pdf_button.png" border="0" alt="PDF" align="middle" /></a></td>
<td width="100%" align="right"><a title="Cetak" href="http://dishubkominfo.tasikmalayakota.go.id/index2.php?option=com_content&amp;task=view&amp;id=75&amp;pop=1&amp;page=0&amp;Itemid=75" target="_blank"> <img src="http://dishubkominfo.tasikmalayakota.go.id/templates/gamers_plazza/images/printButton.png" border="0" alt="Cetak" align="middle" /></a></td>
<td width="100%" align="right"><a title="E-mail" href="http://dishubkominfo.tasikmalayakota.go.id/index2.php?option=com_content&amp;task=emailform&amp;id=75&amp;itemid=75" target="_blank"> <img src="http://dishubkominfo.tasikmalayakota.go.id/templates/gamers_plazza/images/emailButton.png" border="0" alt="E-mail" align="middle" /></a></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table border="0">
<tbody>
<tr>
<td colspan="2" width="70%" align="left" valign="top"><span> Ditulis Oleh Administrator </span></td>
</tr>
<tr>
<td colspan="2" valign="top">Thursday, 26 March 2009</td>
</tr>
<tr>
<td colspan="2" valign="top">
<div><em><strong>Sumber :  http://kuliselular.com/2008/05/aspek-keamanan-menara-bts.html </strong></em></p>
<p><img src="http://dishubkominfo.tasikmalayakota.go.id/images/stories/BTS/HL-Menara%20Telkomsel%20di%20Batam%20Center.JPG" alt=" " width="150" height="115" align="left" /><em>Keberadaan menara BTS  kerap mengundang polemik di masyarakat. Meski kerap menuai kritik tapi  hadirnya menara juga sangat dibutuhkan untuk peningkatan kualitas  jaringan komunikasi. Untuk itu masyarakat perlu mengetahui aspek-aspek  dasar keamanan pada menara BTS.</em></p>
<p>Berita seputar penolakan  warga atas kehadiran menara BTS (base transceiver station) kerap  terdengar di beberapa surat kabar dan televisi. Umumnya yang menjadi  keluhan warga adalah belum adanya ijin pembangunan dari penduduk  sekitar, ini membuat langkah operator ikut tersendat dalam menggelar  jaringan. Dalam implementasi di lapangan, operator selular umumnya  menggunakan jasa kontraktor untuk keperluan akuisisi site. Penolakan  warga ini dapat dikelompokkan pada segi persoalan teknis dan non teknis.</p></div>
<div>Persoalan teknis umumnya menyangkut ke khawatiran  warga pada efek radiasi dan bahaya rubuhnya tiang menara. Sedang  persoalan non teknis biasanya berkaitan dengan masalah kesepakatan jual  beli dan kepemilikan lahan. Namun dalam tulisan ini hanya dibahas  seputar persoalan teknis. Perlu dipahami terlebih dahulu, guna menggelar  kualitas layanan telekomunikasi selular yang memadai, keberadaan elemen  menara dan antena BTS mau tidak mau memang dibutuhkan. Seiring  bertambahnya jumlah pelanggan suatu operator di suatu wilayah,  peningkatan kapasitas cell menjadi hal yang mutlak. Jika ini tak  diantisipasi sering munculnya drop call di jam-jam sibuk tidak bisa  dihindari lagi, pada akhirnya toh merugikan kepentingan pelanggan  sendiri. Kian padatnya jumlah pelanggan artinya membawa konsekwensi  bertambahnya jumlah menara, contohnya di kota besar seperti Jakarta.</div>
<div>Menjamurnya jumlah menara BTS membawa aneka dampak  psikologis dan sosial, meski sudah ada opsi penggabungan menara beberapa  operator, problem di masyarakat tetap kerap muncul. Untuk itu perlu  diketahui aspek-aspek dasar keamanan dalam pembangunan dan gelaran  menara BTS. Beberapa aspek tersebut adalah</div>
<div><strong>1. Lokasi </strong></div>
<div><img src="http://dishubkominfo.tasikmalayakota.go.id/images/stories/BTS/gambar%201.JPG" alt=" " width="117" height="85" align="left" />Untuk optimalisasi  jaringan, operator perlu memberikan jarak yang konsisten antar BTS,  semisal per 1,5 kilometer. Tentunya masalah jarak terkait dengan  kepadatan trafik pelanggan di suatu daerah. Umumnya di perkotaan yang  padat pemukiman, operator lebih sulit untuk menciptakan jarak yang  konsisten antar BTS. Ini disebabkan tingkat kesulitan untuk mendapat  lahan tanah (green filed) yang pas.</div>
<div>Untuk  menyiasati persoalan lahan, solusinya adalah gelar menara BTS di atas  gedung bertingkat (roof top). Sebagai informasi saat ini Pemerintah  Daerah DKI Jakarta sudah melarang pembangunan menara baru BTS di green  field.</div>
<div><strong>2. Desain Menara</strong></div>
<div><img src="http://dishubkominfo.tasikmalayakota.go.id/images/stories/BTS/gambar%202.JPG" alt=" " width="119" height="84" align="left" />Desain menara BTS tentu  tidak selalu sama, disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi geografis di  wilayah bersangkutan. Diantara pertimbangan dalam desain yakni faktor  beban menara, kekuatan angin dan kondisi tanah yang kesemuanya harus  memenuhi safety margin yang telah disyaratkan ITU (International  Telecommunication Uinion). Civil engineer dari kontraktor terlibat penuh  dalam hal untuk keperluan IMB (Ijin Mendirikan Bangunan).</p>
<p>Faktor  beban menara yakni prediksi pemakaian perangkat hardware yang  ditempatkan di atas tower. Semisal tower yang hanya ditempati tiga  antena Trx dan microwave, tentu tidak memerlukan menara rangka tinggi.  Namun umumnya operator sudah menyiapkan beban menara untuk penambahan  beberapa perangkat untuk kebutuhan kedepan, contohnya beban tambahan  hardware 3G.</p>
<p>Lalu faktor kekuatan angin menjadi hal penting pula,  sebelum membangun menara operator telah mendapat informasi kecepatan  angin oleh BMG (Badan Meteorologi dan Geofisika). Di daerah dengan  kondisi kecepatan angin tinggi biasanya digunakan tipe tower rangka segi  empat atau segi tiga. Umumnya wilayah dengan kecepatan angin tinggi  seperti di ladang persawahan dan pesisir pantai. Kemudian kondisi dan  jenis tanah turut diperhitungkan, ini menyangkut kedalaman tiang  pancang. Kualitas menara harus benar-benar kuat dan tahan terhadap  gempa. “Seperti pada gempa Yogya bulan Mei tahun lalu, tidak satu pun  menara BTS kami yang runtuh,” ujar M. Buldansyah, Direktur Network  Operations XL.</p></div>
<div><strong>3. Radiasi</strong><br />
Soal  radiasi paling populer untuk “menggugat” keberadaan menara BTS.  Sebagaimana layaknya perangkat elektronik, menara BTS memang memancarkan  radiasi. Menjadi ketakutan orang umumnya isu radiasi yang bisa membuat  mandul. Padahal radiasi yang dipancarkan dari perangkat microwave  terbilang kecil, kadarnya pun tak lebih besar dari radiasi yang  ditimbulkan sebuah ponsel. Ditambah lagi penempatan hardware berada di  ketinggian sehingga tidak berdampak buruk bagi kesehatan. Dalam hal ini  operator dan kontraktor mutlak mengadakan sosialisasi.</div>
<div><strong>Tipe-Tipe  Antena/Tower BTS</strong></div>
<div>1. Monopole<br />
<img src="http://dishubkominfo.tasikmalayakota.go.id/images/stories/BTS/Monopole.JPG" alt=" " width="128" height="104" align="left" />Bentuk menara ini berupa  tiang pancang tunggal dengan ketinggian biasanya kurang dari 30 meter.  Monopole banyak dijumpai di wilayah perkotaan.</div>
<div>2. Pole<br />
<img src="http://dishubkominfo.tasikmalayakota.go.id/images/stories/BTS/pole.JPG" alt=" " width="128" height="103" align="left" />Bentuknya simpel seperti  tiang bendera, jenis ini biasa ditempatkan di roof top. Jenis Pole hanya  disebut sebagai antena, bukan menara. Ketinggian Pole biasanya sekitar  10 meter. Setting BTS di gedung-gedung mempunyai kesulitan tinggi, salah  satu sebab yakni penarikan kabel feeder yang panjang dan rumit.</div>
<div>3. Menara Rangka<br />
<img src="http://dishubkominfo.tasikmalayakota.go.id/images/stories/BTS/rangka.jpg" alt=" " width="128" height="105" align="left" />Dirancang dengan konsep  rangka kokoh, kuat terhadap tekanan angin. Ketinggian tower ini berkisar  antara 30 sampai 70 meter. Umumnya jenis ini banyak menampung hardware  diatasnya. Menara rangka biasa dijumpai di area green field, meski  beberapa juga ada ditempatkan di roof top.</div>
<div><strong>Antena dan Menara BTS Bernuansa  Estetika</strong></div>
<div>Bagi Anda yang tinggal  di perkotaan, cobalah pilih satu tempat entah itu area bisnis, hiburan  atau perumahan. Kemudian lihat dan perhatikan baik-baik sekeliling area  yang dipenuhi dengan bangunan yang beragam dan tersebar memenuhi areal  kota tersebut. Pastilah anda akan menemukan antena-antena dan  menara-menara BTS dari operator selular pada beberapa bagian kota  tersebut.</p>
<p>Andai suatu operator menempatkan satu antena dan menara  BTS di areal tersebut, tentunya bisa anda bayangkan jika ada 9 operator  selular di negara kita yang masing-masing menempatkan antenanya pada  areal tersebut. Kesemrawutan kota akan tampak lebih parah dengan  maraknya menara BTS yang muncul hampir di setiap sudut kota.</p>
<p>Para  perumus industri selular sadar akan hal itu karena menjadi polemik  hampir di semua kota di seluruh dunia, maraknya pembangunan antena dan  menara BTS di perkotaan ditolak oleh berbagai komunitas sosial serta  peraturan perundang-undangan yang beragam dari setiap negara. Untuk  menunjang tuntutan tersebut tanpa mengurangi peran telekomunikasi  selular terutama dari sisi fungsi dan performansi dari perangkat  tersebut, maka diciptakan suatu terobosan dengan mengadopsi antena dan  menara BTS bernuansa estetika. Piranti tersebut secara kasat mata tidak  lagi nampak seperti antena dan menara BTS yang biasa Anda lihat, karena  penempatannya cenderung disesuaikan dengan desain atau dikamuflasikan  dimana antena tersebut ditempatkan.</p>
<p>Satu contoh gedung dengan  desain minimalis, maka piranti yang ditempatkan dapat di desain sesuai  dengan warna dan model dari gedung yang bersangkutan, sehingga lebih  menyerupai ornamen ketimbang antena dan menara BTS pada umumnya.</p>
<p>Jika  terobosan tersebut diaplikasikan sesuai dengan kebutuhan, tentunya hal  ini akan menguntungkan semua pihak seperti yang sudah diimplementasi  oleh beberapa negara Eropa. Di Tanah Air pun konsep tersebut sudah  dijabarkan, contohnya dalam hal ini Peraturan Gubernur DKI Jakarta no.  89 tahun 2006 tentang pembangunan dan penataan menara telekomunikasi.  Disitu disebutkan salah satunya pembangunan menara telekomunikasi  khususnya untuk jaringan selular agar dikamuflase. Artinya pemerintah  pun sudah menekankan nilai estetika tata kota untuk ditaati oleh pelaku  bisnis telekomunikasi. Kalau undang-undangnya sudah ada berarti kita  sebagai komunitas sosial tinggal menunggu dan memantau pelaksanaannya.</p></div>
<div>
<div style="text-align: center"><img src="http://dishubkominfo.tasikmalayakota.go.id/images/stories/BTS/gambar%208.jpeg" alt=" " width="197" height="184" /></div>
<p><img src="http://dishubkominfo.tasikmalayakota.go.id/images/stories/BTS/gambar%209.jpeg" alt=" " align="baseline" /></p>
<div style="text-align: center"><img src="http://dishubkominfo.tasikmalayakota.go.id/images/stories/BTS/gambar%209.JPG" alt=" " width="196" height="182" /></div>
</div>
</td>
</tr>
<tr>
<td colspan="2" align="left"></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<img src="http://cipta-prima.com/?ak_action=api_record_view&id=238&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cipta-prima.com/2010/06/aspek-keamanan-menara-bts/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bila Cemara dan Kaktus menjadi Menara BTS</title>
		<link>http://cipta-prima.com/2010/06/bila-cemara-dan-kaktus-menjadi-menara-bts-sabtu-03-april-2010-1106-wib/</link>
		<comments>http://cipta-prima.com/2010/06/bila-cemara-dan-kaktus-menjadi-menara-bts-sabtu-03-april-2010-1106-wib/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 Jun 2010 04:24:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Santoso</dc:creator>
				<category><![CDATA[News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cipta-prima.com/?p=234</guid>
		<description><![CDATA[TEMPO Interaktif, Jakarta &#8211; Beberapa daerah di Tanah Air berencana merobohkan menara base transceiver station (BTS). Mereka berdalih, menara tersebut tidak berizin. Ada pula yang menyebut menara itu tidak estetis dan berjejalan di satu lokasi. CTIA, yang diselenggarakan di Las Vegas, menampilkan menara BTS yang visioner. Bentuknya tidak lurus menjulang, namun menyerupai pohon. Menara ala [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>
<p><img src="/DOCUME%7E1/ACERON%7E1/LOCALS%7E1/Temp/moz-screenshot.png" alt="" /><img src="/DOCUME%7E1/ACERON%7E1/LOCALS%7E1/Temp/moz-screenshot-1.png" alt="" /><span style="color: #666666"><strong>TEMPO <em>Interaktif</em></strong></span>,  <span style="color: #666666"><strong>Jakarta</strong></span> &#8211; Beberapa daerah  di Tanah Air berencana merobohkan menara base transceiver station  (BTS). Mereka berdalih, menara tersebut tidak berizin. Ada pula yang  menyebut menara itu tidak estetis dan berjejalan di satu lokasi.</p>
<p>CTIA,  yang diselenggarakan di Las Vegas, menampilkan menara BTS yang  visioner. Bentuknya tidak lurus menjulang, namun menyerupai pohon.  Menara ala pohon jadi-jadian ini dibuat oleh perusahaan Cell Tree Inc,  yang sejak 1999 bergerak di bidang menara telekomunikasi.</p>
<p>Perusahaan  ini mengklaim telah &#8220;menanam&#8221; menaranya di 200 lokasi tiap tahunnya.  Cell Trees memproduksi sendiri dan mengontrol kualitas dengan tes  kecepatan di lapangan yang mencapai 150 mil per jam. Mereka mempunyai  spesialisasi membuat pohon cemara, palem, daun broad, kaktus, atau tiang  bendera.</p>
<p>Tak hanya di Amerika Serikat, menara yang  dikamuflasekan dengan pohon ini pun mulai banyak dijumpai di tempat  lain, seperti Italia. Jangan heran melihat sebuah foto di akun Multiply  milik Katesrananing, pohon menara pun ternyata sudah ada di Cianjur dan  di Jakarta.</p>
<p><img src="http://image.tempointeraktif.com/?id=30552" alt="Menara BTS" hspace="10" align="left" />Menara pohon ala Cell Trees  bisa jadi solusi mengatasi kecenderungan efisiensi dan estetika.  Pemerintah memang meminta operator berbagi secara bersama dalam satu  menara. Para operator sudah menggagas soal ini. Mereka mencoba  menyajikan konsep menara ini agar lebih sejuk dipandang mata. Tak hanya  dengan wujud menara secara telanjang dengan tiga kaki terpancang, tapi  juga mulai dibentuk pepohonan, atau di billboard dan gedung-gedung  pencakar langit.</p>
<p>Beberapa kota juga telah menggagas penyamaran  menara ini, seperti Malang atau Surabaya. Bahkan Wali Kota Surabaya  telah mengaturnya dalam bentuk Peraturan Wali Kota Nomor 3 Tahun 2008  tentang Pembangunan dan Penataan Menara Telekomunikasi di Surabaya. Pada  pasal 1, poin 11 mengatur tentang menara telekomunikasi kamuflase. Di  poin itu dikatakan, bentuk desainnya diselaraskan dengan lingkungan  menara tersebut.</p></div>
<img src="http://cipta-prima.com/?ak_action=api_record_view&id=234&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cipta-prima.com/2010/06/bila-cemara-dan-kaktus-menjadi-menara-bts-sabtu-03-april-2010-1106-wib/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
